TERNYATA INI ASAL MULA MUNCULNYA JAKET BOMBER

Sekarang ini jaket bomber jadi fashon item paling perlu di Indonesia. Mungkin saja Bomber Jacket Jakarta lo sempat ketahui masalah asal-usul jaket bomber ini. Ya, ada yang katakan jaket ini adalah penyesuaian beberapa angkatan udara.

Ada pula yang katakan jaket bomber telah ada waktu jaman perang dunia. Lepas dari itu, sempat tidak sich berpikir mengapa jaket ini mungkin saja tren fashion. Cobalah simak deh asal-usulnya berikut ini.

 

Didesain untuk keperluan militer

Pada jaman dahulu, kopit pesawat tidak tertutup jadi banyak pilot yang menggigil kedinginan. Hingga mereka perlu jaket yang peranannya untuk menghangatkan mereka waktu terbang tanpa ada membatasi geraknya. Nah, didesain lah jaket bomber.

 

Waktu perang dunia pertama, jaket bomber terbuat berbahan kulit serta kerah dari bulu domba. Namun, kan ada tuch pesawat jet yang umum terbang tinggi serta pastinya suhu udara lebih dingin, buat bahan kulit rawan bila terserang hujan serta keringat bahkan juga dapat beku jika terkena udara dingin.

Karenanya, jaket kulit tidak tipis tidak sempat digunakan sekali lagi pada th. 1949, mereka lebih berpindah ke jenis yang lebih enteng yaitu MA-1 atau jaket bomber seperti yang lo gunakan sekarang ini.

 

Dipopulerkan oleh subculture

Jaket bomber mulai keluar di Eropa pada akhir th. 1950-an. Namun jaket itu di jual di toko barang sisa serta black market. Pada th. 1963, satu diantara cabang dari Dobbs jadi Alpha Industries, mereka terima kontrak militer untuk buat jaket bomber.

Nah dari situ jaket bomber makin meluas hinga ke Eropa serta Australia. Soalnya Alpha Industries mengekspornya untuk Angkatan Udara Eropa serta pelanggan komersial. Sewaktu yang berbarengan, pergerakan subculture seperti skinheads, mods, dsb mulai menampakan diri di semua dunia.

Jaket bomber sendiri jadi item fashion mereka yang dibeli dari toko barang sisa. Pada th. 190-an jaket bomber mulai digunakan olehh kelompok anak muda yang bergaya grunge/alternative.

Memanglah, ketika itu sekali lagi tren banget untuk beli beberapa barang vintage atau thtifting. Waktu itu jaket bomber juga seringkali digabungkan dengan baju kotak-kotak, jeans stonewashed, serta sepatu dr. Martens

Namun, pada th. 20000an beberapa skatboarders serta surfers mulai menggunakan jaket bomber yang pada akhirnya lahirlah style streetwear serta berhasil menarik perhatian anak muda dari banyak kelompok hingga sekarang ini gan.

KALEM BRO, INI CUMA KOLABORASI SUPREME X LOUIS VUITTON

Bulan ini jadi perlu untuk streetwear fashion. Brand Supreme menginformasikan kerja samanya dengan merk elegan Louis Vuitton.

Kerjasama ini diklaim jadi yang terbesar didunia clothing. Terlebih buat beberapa penggemar streetwear. Beberapa fashionista menyongsong kerjasama ini dengan mengagumkan.

 

Bagaimana tidak gan. R-remaja di London, Sydney, LA, Beijing, Miami, Paris serta Seoul ikhlas antre dimuka pop-up store sehari sebelumnya tanggal launching.

Sebagian product yang dilaunching Supreme serta Louis Vuitton salah satunya t-shirt dengan logo classic box merah serta putih Supreme yang diselipkan logo LV. Bukanlah main-main harga nya di bandrol USD 485 (sekitaran Rp 6, 4 juta).

 

Hoodie di jual mulai USD 850 (sekitaran Rp 11, 3 juta) sesaat jaket denim menembus angka USD 2000 (sekitaran Rp 26, 6 juta). Bomber jacket leather di bandrol USD 2344 (sekitaran Rp 31, 2 juta) sesaat koper Malle harga nya meroket ke USD 68, 000 (sekitaran Rp 907 juta)!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *